Duplikasi Wayang Beber Tawang Alun Donorojo, Hidupkan Tradisi Ratusan Tahun
Judul |
: |
Duplikasi
Wayang Beber Tawang Alun Donorojo, Hidupkan
Tradisi Ratusan Tahun |
ISBN |
: |
|
Kepengarangan |
: |
Tri Hartanto Dr. Agoes Hendriyanto, S.P., M.Pd |
Editor |
: |
Muhammad
Rafid Musyaffa’ |
halaman |
: |
172 |
Ukuran
kertas |
: |
A5 |
Harga |
: |
65.000 |
Penerbit |
: |
CV. Nata
Karya |
Sinopsis |
: |
Buku ini mengupas upaya
pelestarian salah satu warisan budaya tertua Indonesia, dengan “Duplikasi
Wayang Beber Tawang Alun: Hidupkan Tradisi Ratusan Tahun”. Dengan latar
belakang sejarah panjang seni tradisional ini, buku ini menjelaskan secara
mendalam proses duplikasi Wayang Beber sebagai upaya untuk melestarikan
nilai-nilai budaya sekaligus menjaga keaslian seni yang telah berusia ratusan
tahun. Pembahasan diawali dengan
sejarah dan jenis Wayang Beber, termasuk karakteristik unik Wayang Beber
Tawang Alun yang sarat akan nilai filosofis dan kearifan lokal. Buku ini juga
memaparkan tahap-tahap pembuatan duplikasi, mulai dari pembuatan kertas Daluang,
proses kalkir atau sketsa awal, hingga pewarnaan detail dengan teknik
sungging yang memberikan kehidupan pada setiap figur wayang. Tidak hanya berfokus pada aspek
teknis, buku ini juga menggambarkan bagaimana karya duplikasi ini dipamerkan
melalui eksebisi di berbagai museum ternama seperti Museum Song Terus dan
Ullen Sentalu. Selain itu, latihan intensif dan pementasan dilakukan untuk
memperkenalkan kembali tradisi ini kepada masyarakat modern.
Melalui narasi yang
komprehensif, buku ini menyajikan langkah-langkah strategis untuk menjaga
relevansi Wayang Beber di era digital. Inovasi, kolaborasi, dan edukasi
menjadi kunci agar seni tradisi ini dapat terus hidup dan dikenal oleh
generasi muda, sekaligus menjadi identitas budaya yang membanggakan bagi
bangsa Indonesia.
|
Komentar
Posting Komentar